SAYANGILAH BUMI
Thursday, January 7, 2016 | 11:30 PM | 0 letters
Bumi. Kalau bicara soal bumi, kelihatannya tidak ada habisnya ya. Hutannya, lautnya, kota-kotanya, juga manusianya. Bumi kita berubah. Bumi kita tercemar dan hancur.
Kita pasti sudah tidak asing lagi dengan Global Warming. Yap, itulah yang terjadi pada bumi kita ini. Suhu rata-rata permukaan bumi terus meningkat. Mengapa? Itu semua karena ketidak pedulian manusia terhadap bumi yang seharusnya kita jaga baik-baik ini. Manusia menebang pepohonan, membabat habis hutan yang ada. Manusia biarkan sampah tergelak di mana-mana, terlalu malas bahkan hanya untuk sekedar membuangnya ke tempat yang benar. Belum lagi semua kendaraan-kendaraan yang ada. Gas yang mereka hasilkan cemari udara.
Akibatnya? Kita sendiri yang merasakan. Udara semakin panas. Kekeringan di mana-mana. Air bersih makin sulit dicari. Sampah yang berserakan membawa berbagai jenis penyakit. Hujan pun, sekarang berubah menjadi hujan asam.
Walaupun begitu, manusia tak juga seluruhnya sadar. Mereka masih terus dan terus merusak bumi ini. Air bersih misalnya. Sekarang ini, air bersih cukup sulit dicari di beberapa daerah. Namun banyak dari mereka yang mudah dalam mendapatkan air bersih menyia-nyiakan air yang didapatnya. Mereka tidak mau menghematnya. Mungkin ada yang berpikir, “buat apa sih sibuk hemat air? Air masih banyak kok. Aku masih kuat beli air.” Atau “hemat air yah? Penting sih... Cuma males banget ribet-ribet”.
Kertas pun begitu. Coba pikirkan berapa banyak yg terbuang sia-sia? Untuk tugas misalnya. Saat kita mencetak tugas kita, kemudian salah, kertas itu akan kita buang dan mencetak yang baru. Mungkin ada beberapa orang yang menggunakannya kembali untuk keperluan yang lain. Namun banyak yang membuangnya begitu saja. Tapi pernahkah kita berpikir berapa banyak pohon yang sudah ditebang untuk membuat kertas itu, yang akhirnya dibuang tanpa benar-benar dipakai.
Manusia tidak pernah mau peduli pada sekitarnya. Pikiran mereka sempit. Mereka tidak mau memikirkan tentang bagaimana bumi nantinya, saat anak cucu merekalah yang merasakan hasil perbuatan mereka. Suatu saat nanti, mereka akan bercerita tentang bumi ini. Bagaimana bumi pernah hijau. Pepohonan masih lebat. Sungai masih bersih dan airnya mengalir. Bagaimana udaranya masih segar. Kemudian mereka juga akan bercerita bagaimana mereka menyia-nyiakan semua itu. Bagaimana mereka tidak peduli akan bumi ini.
Jangan biarkan itu terjadi. Ayo selamatkan bumi ini. Mulai dari hal sederhana. Mulai dari hal terkecil. Peduli.
- Perbaiki kran air. Banyak air yang terbuang sia-sia karena terus menetes. Contohnya, jika semua tetesan air di Jakarta ditampung, maka akan memenuhi kebutuhan air penduduk Surabaya untuk satu hari. Sebanyak itulah air yang kita biarkan terbuang sia-sia.
- Buang sampah pada tempatnya. Berhentilah membuang sampah di sungai. Memang awalnya terlihat sepele, namun jika semua orang melakukannya, bahkan sungai besar sekalipun akan tersumbat. Akibatnya? Banjir! Belum lagi penyakit yang bisa timbul. Bisa kita lihat, sekarang hamper tidak ada sungai yang airnya benar-benar bersih. Padahal dulu, anak-anak berenang dan bermain di sungai-sungai.
- Pakai kertas dua sisi. Manfaatkan kertas sebaik mungkin sebelum membuangnya. Kita bisa menggunakan kertas bekas sebagai pembungkus ataupun kertas untuk coret-coret. Kita jika bisa mendaur ulangnya agar menjadi kertas baru.
- Hemat listrik! Matikan lampu saat keadaan terang. Matikan alat-alat elektronik yang tidak sedang dipakai. Jika bisa, gunakan alat-alat elektronik yang ramah lingkungan dan memilih perlatan listrik yang dayanya rendah. Atur pencahayaan dan sirkulasi rumah yang baik, agar tidak perlu menggunakan banyak lampu dan pendingin ruangan.
- Batasi penggunaan BBM, selain karena BBM sudah mulai menipis jumlahnya, juga karena penggunaan BBM menghasilkan banyak polusi. Caranya? Gencarkan kampanye penggunaan energy alternatif. Buat kendaraan yang ramah lingkungan.
Masih banyak sekali hal yang bisa kita lakukan untuk selamatkan bumi. Sayangi bumi ini. Biar nanti anak cucu kita bisa merasakan betapa indahnya bumi ini. Agar kita bisa bercerita pada mereka, mengajarkan pada mereka, agar merawat bumi ini.
Sayangi bumi!
Labels: Earth, Electricity, Fuel, Paper, Save Earth, Trash, Water
